Puncak Widosari

Tempat wisata alam di Jogja khususnya di daerah Kulonprogo memang seolah tidak ada habis-habisnya dibicarakan. Salah satu tempat wisata yang sedang hits dibicarakan orang adalah Puncak Widosari. Puncak Widosari terletak di Desa Tritis Nagosari yang berada di Kecamatan Samigaluh tentunya Kabupaten Kulon Progo. Destinasi wisata ini dapat ditemuh dengan waktu kurang lebih 1 – 2 jam ketika jalanan tidak macet dengan jarak sekitar 38 km dari pusat Kota Jogja.

Sejarah dan Indahnya Puncak Widosari

Ternyata, puncak yang sedang dibicarakan ini mempunyai sejarah yang berhubungan dengan salah satu pahlawan Indonesia yaitu Pangeran Dipenogoro. Konon tempat ini adalah tempat pertapaan beliau. Puncak Widosari ini akan menyuguhi para wisatawan yang berkunjug dengan pemandangan lanskap yang sangat indah. Banyak yang mengatakan Puncak Widosari dari kejauhan sangat mirip sekali dengan kepala manusia dari mulai benjolan seperti mata, hidung, hingga mulut. Itulah yang selalu menjadi daya tarik puncak nya.

Jika anda seorang fotografer atau seseorang yang menyukai fotografer, kawasan alam di Puncak Widosari ini sangat cocok untuk diabadikan lho! Meskipun letaknya di bukit atau pegunungan, namun banyak sekali masyarakat setempat yang tinggal di sekitar, oleh karena itu sebaiknya ketika kita mendaki Puncak Widosari, tetap menjaga sopan santun dan tatakrama yang ada karena masyarakat disana terkenal dengan adat istiadan dan budaya yang masih kental.

Tidak usah khawatir jika anda merasa kelaparan di tempat ini karena tidak sulit mencari warung-warung makan di Puncak Widosari, bahkan anda juga bisa mencicipi dan membeli susu kambing yang memang sengaja diternakkan oleh warga. Puncak Widosari terdiri dari rumbut dan tanaman yang hijau dengan bebatuan yang besar dan kokoh, ketika mendaki juga anda akan disuguhi dengan jurang di kiri kanan, jadi tetap hati-hati ya!

Pemandangan yang eksotis di Puncak Widosari akan anda dapatkan setelah mendaki kurang lebih 20 menit lama nya, memang cukup melelahkan dengan track yang cukup terjal dan membahayakan, namun semuanya akan terbayarkan di puncak sana. Tak sedikit juga para wisatawan yang melakukan camp untuk bermalam di tempat ini.