Puncak Suroloyo

Menikmati indahnya pemandangan alam di perbukitan Menoreh merupakan hal yang sangat mengasyikkan ketika anda pergi berlibur ke Jogja. Akan sangat menarik lagi jika anda menikmati pemandangannya dari titik tertinggi perbukitan Menoreh yaitu Puncak Suroloyo. Tempat wisata alam di Jogja Puncak Suroloyo ini terletak di Kabupaten Kulonprogo tepatnya berada di Dusun Keceme, Desa Gerbosari yang berada di Kecamatan Samigaluh. Dari pusat Kota Jogja, anda bisa tiba dengan waktu kurang lebih 1 – 2 jam dengan jarak tempuh sekitar 35 km.

Daya Tarik Puncak Suroloyo

Puncak yang mempunyai ketinggian kurang lebih 1019 m ini menawarkan daya tarik tersendiri bagi para pengunjungnya, anda akan diajak menikmati pemandangan eksotis nan indah juga mempesona apalagi ketika cuacanya cerah anda bisa melihat berbagai gunung yang ada di Jawa Tengah, unik nya lagi anda juga bisa melihat pemandangan Candi Borobudur dari kejauhan lho!

Punak Suroloyo ini konon dikaitkan dengan informasi sejarah Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-18 yang pada waktu itu membangun tapa di bukit ini. Untuk tiba di bukit tertinggi, beruntungnya anda tidak akan melewati hutan gelap gulita seperti mendaki gunung, namun anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya ratusan, sekitar 286 anak tangga dengan kemiringan yang terjal. Memang hal tersebut cukup melelahkan, tapi ya hitung-hitung menyehatkan badan dengan berolahraga menaiki tangga.

Destinasi wisata puncak yang satu ini sudah dikelola dengan baik oleh pengelola setempat. Tersedia beberapa gardu pandang yang bisa anda gunakan untuk melihat pemandangan. Anda juga bisa melihat-lihat pertapaan yang konon peninggalan Kerajaan Mataram tersebut, tempat pertapaan nya tidak terlalu besar, hanya berukuran 7 x 15 m2 saja.

Biasnya, di tempat ini akan dilakukan upacara adat Jamasan pada tanggal 1 Muharram sehingga pada saat itu wisatawan banyak yang berkunjung hanya untuk melihat upacara tersebut. Tidak hanya pada 1 Muharram saja, bahkan sekarang ini pada weekend atau hari libur pun Puncak Suroloyo selalu ramai pengunjung baik wisatawan lokal ataupun wisatawan mancanegara, tak jarang juga lho para peneliti sejarah mengunjungi tempat ini.